SD MUHAMMADIYAH KEMANTRAN

#halalbihalal

Berita

Halal Bi Halal Muhammadiyah Kabupaten Tegal 2026

Slawi – Halal bi Halal bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum krusial untuk melakukan penguatan ideologi dan tajdid organisasi.  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal menggelar acara Halal Bi Halal yang dirangkai dengan Pelepasan Calon Jamaah Haji KBIHU Muhammadiyah/Aisyiyah serta Pelantikan Kepala Sekolah Muhammadiyah. Agenda ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menguatkan ukhuwah Islamiyah, sekaligus mendukung keberangkatan jamaah haji dan penguatan kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah. digelar pada Sabtu (4/4/2026) bertempatan di GOR Indoor Tri Sanja Slawi, kegiatan ini dihadiri oleh KH. Tafsir selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, sebagai pembicara utama. Beliau menyampaikan tausiyah dan penguatan spiritual bagi seluruh peserta. Selain memberikan siraman rohani, beliau juga menyoroti peran strategis elemen pendidikan dan dakwah. Beliau memandang pelantikan kepala sekolah dan pengukuhan Korp Mubaligh sebagai langkah nyata regenerasi di Kabupaten Tegal. Oleh karena itu, setiap kader harus siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. ​Selanjutnya, beliau mengingatkan agar para pemimpin lembaga pendidikan menjadi lokomotif perubahan yang adaptif. “Muhammadiyah harus terus menjadi motor kemajuan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegas KH Tafsir. Maka dari itu, inovasi dalam berdakwah dan mengelola sekolah menjadi harga mati. Acara ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tegal, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan Muhammadiyah. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam membangun Kabupaten Tegal yang religius, berbudaya, dan berkemajuan. Halal Bi Halal ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk menyampaikan doa dan dukungan bagi calon jamaah haji, mengukuhkan kepemimpinan baru di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan juga menguatkan komitmen persyarikatan dalam membangun masyarakat beriman, berilmu, dan beramal. Dengan penuh rasa syukur, SD Muhammadiyah Kemantran mengumumkan pelantikan Kepala Sekolah yang baru, Laelatul Janah untuk periode 2026-2030. Pelantikan ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan pendidikan di sekolah kami, menandai awal kepemimpinan yang diharapkan membawa kemajuan dan keberkahan. Laelatul Janah dikenal sebagai pendidik yang berdedikasi dan berkomitmen tinggi dalam membimbing generasi muda menuju masa depan yang islami, unggul, dan berkemajuan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan amanah ini. Acara pelepasan calon jamaah haji KBIHU Muhammadiyah/Aisyiyah merupakan momen penuh makna yang menandai keberangkatan para jamaah menuju tanah suci. Pelepasan ini bukan hanya sekadar tradisi, melainkan wujud dukungan dan doa dari keluarga besar Muhammadiyah untuk kelancaran ibadah haji para jamaah. Ibadah haji adalah rukun Islam yang mulia, membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati. Melalui pelepasan ini, diharapkan para jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan penuh khusyuk dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Dengan semangat kebersamaan, acara Halal Bi Halal 2026 di Kabupaten Tegal diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran Muhammadiyah di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang lebih baik, berlandaskan iman dan amal shalih. Dengan semangat kebersamaan, acara Halal Bi Halal PDM Kab. Tegal diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran Muhammadiyah di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang lebih baik, berlandaskan iman dan amal shalih.

Halal Bihalal hari pertama sekolah SD Muhammadiyah Kemantran
Berita

Hari Pertama Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran di SD Muhammadiyah Kemantran

Kemantran, 30 Maret 2026. Setelah menikmati libur Hari Raya Idulfitri, suasana penuh semangat kembali terasa di lingkungan SD Muhammadiyah Kemantran (SD Muhtran) bahwasannya para siswa datang dengan wajah ceria dan penuh antusias untuk kembali mengikuti kegiatan pembelajaran bersama teman-teman dan guru tercinta. Hari pertama sekolah setelah libur panjang bukan hanya menjadi momen untuk kembali belajar. Namun, lebih dari itu, hari tersebut juga menjadi kesempatan bagi seluruh warga sekolah untuk mempererat kebersamaan serta saling memaafkan dalam suasana bulan Syawal yang penuh keberkahan. Salah satu kegiatan utama pada hari pertama masuk sekolah adalah Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan SD Muhtran. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tradisi yang sarat dengan nilai-nilai kebersamaan dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, para siswa secara bergantian berjabat tangan dengan para guru sambil mengucapkan “Mohon maaf lahir dan batin.” Suasana terasa sangat hangat dan penuh haru karena menjadi momen untuk mempererat hubungan antara siswa dan guru.Selain berjabat tangan, kegiatan Halal Bihalal juga diisi dengan nasihat singkat dari guru mengenai pentingnya menjaga akhlak, saling menghormati, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah.Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan bahwa memaafkan merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Oleh karena itu, Halal Bihalal menjadi sarana pendidikan karakter yang sangat bermakna bagi para siswa. Libur Lebaran memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkumpul bersama keluarga dan beristirahat dari aktivitas belajar. Namun demikian, kembali ke sekolah menjadi momentum penting untuk memulai kembali rutinitas belajar dengan semangat baru. Para guru memberikan motivasi kepada siswa agar tetap rajin belajar serta memanfaatkan waktu di sekolah dengan sebaik-baiknya. Selain itu, siswa juga diingatkan bahwa menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah yang memiliki nilai pahala. Agar siswa dapat beradaptasi kembali dengan kegiatan belajar, suasana pembelajaran pada hari pertama dibuat lebih santai dan menyenangkan. Dengan demikian, siswa dapat kembali fokus dalam mengikuti kegiatan belajar di kelas. Dengan dimulainya kembali kegiatan belajar setelah libur Lebaran, diharapkan para siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat serta terus meningkatkan prestasi. Selain itu, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan Halal Bihalal juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara siswa dan guru, sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, harmonis, dan penuh semangat. Semoga semangat baru setelah Lebaran ini menjadi awal yang baik bagi seluruh siswa SD Muhtran untuk meraih prestasi serta menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Scroll to Top