Slawi, 7 Februari 2026 – SD Muhammadiyah Kemantran (SD Muhtran) kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani dengan menyelenggarakan Wisuda Khotmil & Tahfidz Qur’an Angkatan ke-6. Bertempat di Grand Dian Hotel Slawi, acara ini diikuti oleh puluhan siswa yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30, 29, 1, dan 3.
Acara diawali dengan penampilan nasid dari siswa kelas 3 yang memukau para hadirin dengan suara emas mereka. Lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Alfath siswa kelas 4 sekaligus juara tilawah tingkat kecamatan, menambah kekhidmatan suasana.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan kirab wisudawan, penyerahan sertifikat, hingga doa bersama. Para orang tua tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka tampil percaya diri mengenakan toga wisuda sambil membawa mushaf Al-Qur’an.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
- Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tegal
- Kepala Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Kabupaten Tegal
- Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal
- Pimpinan Cabang Muhammadiyah Keramat 2
- Ketua Forum Komunikasi Hafidz Hafidzah Kecamatan Keramat
- Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Keramat
- Pengawas SD Kecamatan Keramat
- Koordinator Dikbud Wilayah Kecamatan Keramat
- Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Keramat 2
- Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Keramat 2
- Kepala TK ABA Kemantran dan Raudhatul Athfal Kemantran
- Direktur Toko Daerah Suara Muhammadiyah Kabupaten Tegal
Kehadiran para tamu kehormatan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program unggulan SD Muhammadiyah Kemantran dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul.
Dalam sambutannya, Lailatul Jannah selaku Kepala Sekolah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. Beliau menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan panjang dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. “Berbahagialah menjadi bagian dari keluarga penghafal Al-Qur’an. Kami berpesan agar anak-anak terus menghafal, memperbaiki tajwid, dan menjaga hafalan hingga dewasa. InsyaAllah, penghafal Al-Qur’an akan dimuliakan di surga, bahkan orang tuanya akan diberi mahkota kehormatan,” ujarnya.
Beliau juga menyoroti prestasi Hana Athifa Ghaisani, siswi kelas 5, yang telah menghafal 5 juz Al-Qur’an. Hana akan mewakili sekolah dalam OlympicAD 8 di Makassar pada 11–15 Februari 2026.
Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tegal memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya wisuda ini. Menurutnya, kegiatan tahfidz dan khotmil Qur’an bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan bagian penting dari pembinaan karakter anak. “Wisuda tahfidz ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan Islam mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut dan menjadi teladan bagi sekolah lain di Kabupaten Tegal,” ungkapnya.
Selain prosesi wisuda, acara juga memberikan penghargaan kepada santri berprestasi, termasuk kategori penghafal termuda, hafalan terbanyak, dan santri paling giat dalam program tahfidz. SD Muhammadiyah Kemantran menegaskan visinya untuk mencetak 1000 penghafal Al-Qur’an, sebagai bagian dari komitmen membangun generasi yang cerdas intelektual, tangguh spiritual, dan berakhlak mulia.
Wisuda Khotmil & Tahfidz Qur’an Angkatan ke-6 ini menjadi bukti nyata komitmen SD Muhammadiyah Kemantran dalam membina generasi Qur’ani. Momentum ini diharapkan dapat memotivasi seluruh siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperdalam pemahaman, dan menjadikannya pedoman hidup.




